ltcreno – Presiden Prabowo Subianto mengisyaratkan bonus bagi atlet Indonesia pada ajang Asian Games mendatang berpotensi lebih besar dibandingkan SEA Games ke-33 Thailand. Pernyataan ini disampaikan saat acara pemberian penghargaan atlet SEA Games di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Asian Games menjadi tantangan berikutnya bagi atlet nasional. Ia menilai tingkat persaingan pada ajang tersebut jauh lebih berat dibandingkan SEA Games. Karena itu, apresiasi terhadap prestasi atlet juga perlu disesuaikan.
“Sekarang tantangan kita adalah Asian Games. Makin naik makin berat untuk atlet dan juga kami,” kata Prabowo. Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menetapkan tolok ukur bonus SEA Games yang cukup tinggi.
Sebagai konteks, pemerintah sebelumnya memberikan bonus medali emas SEA Games sebesar Rp1 miliar. Angka tersebut menjadi benchmark baru dalam pemberian penghargaan atlet. Presiden menyebut logis jika bonus Asian Games berada di atas angka tersebut.
“Kalau medali emas SEA Games Rp1 miliar, bagaimana medali emas Asian Games. Ya naik lah, tapi belum tahu naiknya berapa,” ujar Prabowo. Ia menekankan bahwa keputusan akhir masih memerlukan perhitungan matang.
Presiden menjelaskan bahwa besaran bonus Asian Games belum dapat dipastikan saat ini. Pemerintah perlu berkoordinasi dengan Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan final. Aspek fiskal menjadi pertimbangan utama.
Terkait hal itu, Prabowo menyebut akan berkoordinasi dengan Purbaya Yudhi Sadewa. Koordinasi ini diperlukan agar kebijakan penghargaan tetap sejalan dengan kemampuan keuangan negara.
Sebagai latar belakang, Asian Games merupakan ajang olahraga empat tahunan tingkat Asia. Kompetisi ini berada satu level di atas SEA Games dalam hal kualitas dan kedalaman persaingan. Prestasi pada ajang ini dinilai memiliki nilai strategis lebih tinggi.
Pernyataan Presiden mencerminkan komitmen pemerintah terhadap pembinaan olahraga prestasi. Insentif finansial dipandang sebagai salah satu bentuk motivasi. Namun, kebijakan tersebut tetap akan diselaraskan dengan perencanaan anggaran nasional.
Ke depan, kepastian bonus Asian Games akan diumumkan setelah proses koordinasi selesai. Pemerintah berharap atlet semakin termotivasi menghadapi tantangan yang lebih berat. Targetnya adalah peningkatan prestasi Indonesia di level Asia.
“Baca juga : Pemkab Bogor Ubah Jam Sekolah: Senin-Jumat Saja”
Prabowo Tegaskan Apresiasi Atlet Berprestasi, Bonus SEA Games Diserahkan di Istana
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah memberikan apresiasi layak bagi atlet yang mengharumkan nama Indonesia. Apresiasi berlaku untuk prestasi di tingkat ASEAN, Asia, hingga Olimpiade. Pemerintah menilai perjuangan atlet sebagai kebanggaan nasional.
“Saya hormat kalian dari hati saya yang paling dalam atas nama seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo. Ia berharap Indonesia tampil terhormat pada Asian Games dan Olimpiade mendatang. Pernyataan ini menegaskan dukungan berkelanjutan negara terhadap olahraga prestasi.
Dalam acara di Istana Negara, Jakarta, Kamis, Presiden menyerahkan bonus kepada perwakilan atlet peraih medali SEA Games Thailand 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada delapan atlet yang mewakili seluruh peraih medali. Bonus diberikan dalam bentuk buku rekening.
Delapan atlet tersebut meliputi peraih emas Triathlon Martina Ayu Pratiwi, emas Wushu Edgar Xavier Marvelo, emas Skateboard Bashar Gaeto, dan emas Dayung Yadi. Hadir pula emas Ice Hockey Rizky Akira.
Untuk peraih perak beregu, hadir Rachel Allessya Rose dari cabang Badminton beregu dan Dara Ninggar Prameswari dari Berkuda tunggang serasi beregu. Peraih perunggu Sepak Takraw beregu diwakili Lena.
Presiden menyerahkan boks berisi buku rekening kepada masing-masing atlet. Peraih emas kategori tunggal menerima bonus Rp1 miliar. Peraih emas kategori beregu menerima Rp500 juta per orang.
Sementara itu, peraih perak kategori beregu memperoleh Rp250 juta per orang. Peraih perunggu kategori beregu menerima Rp110.250.000 per orang. Skema ini mencerminkan diferensiasi berdasarkan kategori dan capaian.
Sebagai konteks, SEA Games menjadi tolok ukur awal sebelum Asian Games dan Olimpiade. Pemerintah menilai peningkatan level kompetisi perlu diikuti apresiasi proporsional. Kebijakan bonus diharapkan menjaga motivasi atlet.
Ke depan, Presiden menegaskan penghargaan akan terus disesuaikan dengan tantangan kompetisi. Pemerintah menargetkan prestasi yang terhormat di level Asia dan dunia. Dukungan fiskal akan dibahas dengan mempertimbangkan keberlanjutan anggaran.
“Baca Juga : Indonesia Prihatin AS Tarik Diri dari 66 Organisasi Internasional”




Leave a Reply