Basral Graito Pilih “Enjoy” untuk Jaga Fokus di Tengah Tekanan

•

Basral Graito Jaga Fokus dengan Menikmati Persaingan Asian Games 2026

Atlet skateboard Indonesia, Basral Graito Hutomo, memilih menikmati setiap momen saat menghadapi persaingan ketat pada Asian Games 2026 di Jepang. Strategi tersebut membantunya menjaga fokus dan mengurangi tekanan ketika berhadapan dengan sejumlah atlet papan atas Asia.

Basral Hindari Tekanan dengan Tidak Memikirkan Lawan

Basral tampil pada nomor street putra di Aichi Sky Expo, Jepang, Minggu. Atlet berusia 19 tahun itu mengaku tidak ingin terlalu memperhatikan siapa saja yang menjadi pesaingnya selama berada di arena.

Menurut Basral, terlalu memikirkan lawan justru berpotensi mengganggu konsentrasi. Karena itu, dia memilih berkonsentrasi pada penampilan sendiri dan menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.

“Kalau semakin dilihat lawan-lawannya, kaki saya nge-dragback nanti kalau lihat lawan. Enjoy saja,” kata Basral.

Pendekatan tersebut membuat Basral berusaha menjaga pikirannya tetap rileks. Dia juga tidak membiarkan persaingan dengan atlet lain memengaruhi cara bermainnya di arena.

Musik dan Komunikasi Membantu Basral Tetap Rileks

Basral mengaku tidak merasakan gugup ketika menghadapi babak final. Dia memilih menikmati pertandingan daripada terlalu memikirkan hasil akhir yang akan diperoleh.

“Nervous enggak. Ya sudah, enjoy saja. Karena lawannya ‘monster-monster’ semua,” ujar Basral.

Sebelum tampil, Basral menggunakan waktu luangnya untuk mendengarkan musik dan berkomunikasi melalui telepon seluler. Rutinitas tersebut membantunya mempertahankan suasana hati yang nyaman menjelang pertandingan.

baca juga; Arsenal dan Real Madrid Dekati Erling Haaland, Siap Bergerak pada 2027

Cara tersebut menjadi bagian dari persiapannya menghadapi tekanan kompetisi. Basral menyadari persaingan di level Asia semakin tinggi sehingga diperlukan kemampuan untuk tetap tenang ketika menghadapi lawan berkualitas.

Basral Sebut Persaingan Asian Games Setara Level Dunia

Basral menggambarkan kualitas peserta Asian Games 2026 sebagai persaingan yang sangat tinggi. Dia bahkan menilai sejumlah atlet yang dihadapinya memiliki kualitas seperti juara dunia.

“Saya melawan juara dunia ini, bukan Asia,” kata Basral.

Pernyataan tersebut menunjukkan tantangan yang dihadapi Basral ketika bersaing pada nomor street putra. Selain kemampuan teknis, dia perlu menjaga konsentrasi agar tetap mampu menjalankan strategi dalam situasi kompetitif.

Basral akhirnya menyelesaikan pertandingan di posisi keempat dengan mengumpulkan 151,41 poin. Dia sempat berada dalam persaingan perebutan medali sebelum perubahan posisi terjadi pada tahap akhir pertandingan.

Posisi Keempat Jadi Evaluasi untuk Basral Graito

Meski belum meraih medali, Basral menilai penampilannya di Asian Games 2026 menunjukkan perkembangan. Dia membandingkan hasil tersebut dengan pencapaiannya pada tahun sebelumnya.

“Jauh lebih baik daripada sebelumnya. Tahun lalu, posisi empat. Tahun ini posisi empat juga. Cuma orangnya berbeda, lawannya berbeda,” ujarnya.

Hasil tersebut menjadi bagian dari evaluasi Basral setelah menghadapi persaingan dengan atlet-atlet berlevel tinggi. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi modal untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Basral Bersiap Mengejar Poin Kualifikasi Olimpiade

Setelah menyelesaikan Asian Games 2026, Basral akan mengalihkan fokus ke agenda berikutnya. Dia berencana mengikuti World Skate di Paraguay pada Oktober.

Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi Basral untuk kembali menguji kemampuannya sekaligus melanjutkan perburuan poin menuju kualifikasi Olimpiade. Dia berharap dapat tampil dan membawa hasil positif bagi Indonesia.

“Semoga bisa berangkat dan bisa membawa nama yang bagus,” ujar Basral.

Pendekatan enjoy yang diterapkan Basral menjadi cara untuk menjaga fokus di tengah persaingan ketat. Setelah Asian Games 2026, tantangan berikutnya di World Skate akan menjadi bagian dari perjalanan Basral dalam mengejar target prestasi internasional.

baca juga: Basral Graito nyaris amankan perunggu skateboard street

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

game perubahan gaya bermain pemain di era multiplayer modern