Bobby Nasution Perkuat Layanan Kesehatan Mata Sumut Lewat Kerja Sama dengan RS Mata Cicendo
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui kerja sama strategis dengan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, pusat rujukan kesehatan mata nasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan kesehatan mata di Sumut sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap penanganan penyakit mata yang berkualitas.
Baca Juga “Polres Nabire Launching Cek Kesehatan Gratis Dalam Rangka Hut Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026“
Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, bersama pihak RS Mata Cicendo di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (3/6/2026). Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari program peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah.
Program Jejaring Pengampuan Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan Mata
Gubernur Bobby Nasution menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah lebih dahulu berupaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Setelah akses semakin terbuka, perhatian kini diarahkan pada peningkatan kualitas layanan yang diberikan fasilitas kesehatan di Sumatera Utara.
Menurut Bobby, penguatan kualitas pelayanan dilakukan melalui pembenahan sarana kesehatan, pengembangan rumah sakit daerah, peningkatan layanan puskesmas, hingga optimalisasi rumah sakit khusus yang dimiliki pemerintah provinsi.
Kerja sama dengan RS Mata Cicendo menjadi salah satu upaya konkret untuk memperkuat layanan kesehatan mata. Program ini difokuskan pada pengembangan kompetensi tenaga kesehatan serta peningkatan standar pelayanan rumah sakit mata di Sumut.
Rumah Sakit Mata Cicendo sendiri dikenal sebagai Pusat Mata Nasional yang menjadi rujukan berbagai kasus penyakit mata dari berbagai daerah di Indonesia. Pengalaman dan kapasitas rumah sakit tersebut diharapkan dapat mempercepat transfer pengetahuan kepada tenaga kesehatan di Sumatera Utara.
Direktur Utama RS Mata Cicendo, Antonia Kartika, mengatakan program jejaring pengampuan telah mulai berjalan melalui pelatihan teori secara daring. Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan workshop yang melibatkan dokter mata dan perawat dari puluhan rumah sakit di Sumut.
Pendampingan Operasi Katarak dan Upaya Menekan Angka Kebutaan
Selain pelatihan, program kerja sama ini juga mencakup pendampingan langsung dalam tindakan medis, termasuk operasi katarak. Pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga medis daerah sehingga pelayanan dapat dilakukan lebih optimal di rumah sakit masing-masing.
Sebanyak 49 rumah sakit di Sumatera Utara dijadwalkan mengikuti program peningkatan kapasitas yang diselenggarakan bersama RS Mata Cicendo. Kegiatan tersebut mencakup pembelajaran teori, pelatihan praktik, hingga pendampingan dalam penanganan kasus penyakit mata.
Antonia Kartika menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama program pengampuan adalah menurunkan angka kebutaan yang masih menjadi tantangan kesehatan nasional. Berdasarkan data yang disampaikan, prevalensi kebutaan di Indonesia masih berada di kisaran 3 persen.
Beberapa penyakit yang menjadi penyebab utama kebutaan antara lain katarak, glaukoma, dan retinopati diabetik. Penyakit-penyakit tersebut membutuhkan deteksi dini, tenaga medis yang kompeten, serta fasilitas kesehatan yang memadai agar dapat ditangani secara efektif.
Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah dan RS Mata Cicendo berharap kualitas diagnosis, penanganan, serta tindakan operasi mata di Sumatera Utara dapat meningkat secara signifikan. Penguatan layanan kesehatan mata juga diharapkan mampu mengurangi jumlah pasien yang harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Kolaborasi antara Pemprov Sumut dan RS Mata Cicendo menjadi langkah strategis dalam membangun sistem layanan kesehatan yang lebih berkualitas dan merata. Dengan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan serta penguatan fasilitas pelayanan, masyarakat Sumatera Utara diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan mata yang lebih cepat, tepat, dan berstandar nasional pada masa mendatang.
Baca Juga “Senam Rabu Pagi, Kakankemenag : Upaya Menjaga Kesehatan Jasmani Dan Silaturahmi Antar ASN“




Leave a Reply